Deskripsi Masalah :
Kecelakaan transportasi udara kembali terjadi di Indonesia, tepatnya jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu. Bukan rahasia umum lagi jika kecelakaan pesawat ini memang sangat jarang terjadi, namun sekalinya terjadi harapan keselamatan penumpang sangat sedikit. Tak terkecuali yang menimpa Sriwijaya Air, badan peswat yang berbahan besi saja hancur berantakan menjadi puing-puing kecil bagaimana dengan penumpang di dalamnya. Segala upaya dilakukan untuk mencari korban oleh berbagai pihak. Namun, dikarenakan sulitnya medan dan alasan lainnya masih banyak korban yang belum ditemukan sampai batas waktu pencarian yang telah ditentukan oleh pihak pemerintah.
Sebagaimana lazimnya, setelah masa pencarian selesai, pihak kepolisian beserta BASARNAS mengajak perwakilan keluarga korban untuk menabur bunga sekaligus mendoakan para korban di titik yang diduga tempat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Mereka bertujuan untuk menghormati para korban. Selain itu, hal tersebut bertujuan untuk mengobati kesedihan keluarga yang ditinggalkan.
Pertanyaan :
Bagaimana hukum menabur bunga sebagaimana deskripsi?
Jawaban :
Diperbolehkan dan mendapat kesunnahan
Referensi :
فتح المعين – (ج 2 / ص 119)
( مهمة )
يسن وضع جريدة خضراء على القبر للاتباع ولأنه يخفف عنه ببركة تسبيحها وقيس بها ما اعتيد من طرح نحو الريحان الرطب
نهاية المحتاج – (ج 3 / ص 35)
( قَوْلُهُ : يُكْرَهُ كَمَا فِي الرَّوْضَةِ الرَّشُّ )
وَيَنْبَغِي أَنَّ مِثْلَ ذَلِكَ الرَّشِّ عَلَى غَيْرِ الْقَبْرِ مِمَّا قُصِدَ بِهِ إكْرَامُ صَاحِبِ الْقَبْرِ كَالرَّشِّ عَلَى أَضْرِحَةِ بَعْضِ الْأَوْلِيَاءِ إكْرَامًا لَهُمْ فَلَا يَحْرُمُ ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ عَلَى الْقَبْرِ
حاشيتا قليوبي وعميرة – (ج 4 / ص 421)
( أقل القبر )
ومثل القبر أن يوضع من مات في سفينة بعيدة عن البر بين لوحين ويلقى فيه ، ويندب أن يثقل ليصل إلى القرار .
Leave a Reply