JUAL BELI LOMBOK SISTEM TEBAS

Deskripsi Masalah :

Sistem Tebas yang diartikan dengan transaksi pembelian hasil tanaman sebelum dipetik tentunya tidak asing lagi bagi kita. Dalam praktiknya, tebasan biasanya dilakukan oleh pedagang (toke), dengan cara membeli hasil pertanian atau perkebunan sebelum masa panen. Dan dalam realitanya ada beberapa praktek yang menarik untuk dibahas, diantaranya adalah praktek tebas lombok yang dilakukan oleh beberapa petani.

Untuk praktek yang ada di beberapa daerah adalah menebas buah lombok yang masih di batangnya sampai habis buahnya (tidak dibatasi waktunya) padahal dalam realitanya buah lombok bisa dipanen hingga 12-20 kali panen. Sehingga kadang muncul persepsi berbeda antara pemilik tanah dan pihak penebas mengenai batas akhir tebasan. Hal ini terjadi karena terkadang lombok yang sudah mencapai batas akhir panen masih bisa berbuah dengan adanya pemupukan yang maksimal.

Dan biasanya dalam praktek sighatnya , penebas mengatakan : “Pak tak tukune lombok seng onok neng sawah kabeh iki ya, sak entek e panenan.” Kemudian dia menyebutkan ongkos yang disepakati smisal 70 juta dsb.

Pertimbangan:

Lombok dipanen disaat sebagian buahnya masih ada yang bewarna hijau dan berbentuk “pentil”

Pertanyaan:

  1. Sahkah transaksi dengan sistem tebasan ( pada tanaman yang bisa dipanen lebih dari satu kali ) seperti dalam kasus panenan lombok di atas?

Jawaban:

  1. Tidak sah karena sebagian cabe yang dibeli belum berbuah ketika akad.

Referensi :

المجموع شرح المهذب – (ج 9 / ص 257)

باب ما نهى عنه من بيع الغرر وغيره : قال المصنف رحمه الله * (ولا يجوز بيع المعدوم كالثمرة التى لم تخلق لما روى ابو هريرة رضى الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم نهى عن بيع الغرر والغرر وما انطوى عنه أمره وخفى عليه عاقبته ولهذا قالت عائشة رضى الله عنها في وصف أبي بكر رضى الله عنه (فرد نشر الاسلام على غره) أي على طيه والمعدوم قد انطوى عنه امره وخفى عليه عاقبته فلم يجز بيعه * وروى جابر رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم نهى عن المعاومة وفى بعضها عن بيع السنين) *

b. Jika tidak, bagaimana solusinya melihat praktek ini sering terjadi?

Jawaban :

b. Mengikuti salah satu dari dua solusi di bawah ini :

  • Dengan membeli pohon sekaligus cabe yang sudah ada, sedangkan lombok yang belum ada otomatis menjadi milik pembeli.
  • Dengan menyewa tanaman lombok untuk daimbil buahnya dengan mengijuti pendapat Imam As-Subki

Referensi :

[ حاشية البجيرمي على الخطيب = تحفة الحبيب على شرح الخطيب، ٤٨/٣]

وإن بيعت الثمرة مع الشجرة جاز بلا شرط

قوله: (مع الشجرة) أي بثمن واحد صفقة واحدة، أما لو فصل الثمن بأن بيعت الشجرة بعشرة والثمرة بخمسة مثلا فلا بد من شرط القطع لعدم التبعية حينئذ؛ ولكن لا يجب الوفاء بالشرط لاجتماعهما في ملك شخص واحد. اهـ. م د.

فتح المعين – (ج 3 / ص 114)

 وبغير متضمن لاستيفاء عين ما تضمن استيفاءها فلا يصح اكتراء بستان لثمرته لأن الأعيان لا تملك بعقد الإجارة قصدا ونقل التاج السبكي في توشيحه اختيار والده التقي السبكي في آخر عمره صحة إجارة الأشجار لثمرها


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *