Category: A. Thoharoh
-
AIR SETELAH DIGUNAKAN MANDI SUNAH
Apakah air sedikit yang sudah digunakan untuk mandi sunnah seperti mandi jum’at itu dihukumi musta’mal? Jawab: Tidak musta’mal. منهاج القويم صـــ 6 والمستعمل في طهر مسنون كالغسلة الثانية والثالثة والوضوء المجدد والغسل المسنون تصح الطهارة به لانه لم ينتقل اليه مانع اهـ
-
AIR YANG DIMASUKI TANGAN
Ada orang yang hadats memasukkan tangannya ke dalam air sedikit (kurang dua qullah) sebelum membasuh wajah dengan tujuan mengambil air (ightirof), bagaimana hukum air tersebut? Jawab: Air tersebut tidak dihukumi musta’mal. الأنوار الجز الأول صــــ 6 ولو غمس المحدث يده فى الإناء قبل غسل الوجه أو بعده وقصد الاغتراف لا يصير مستعملا اهـ
-
AIR SEDIKIT YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMELIHARA IKAN
Bagaimanakah hukum air sedikit yang digunakan untuk memelihara ikan dan ikan tersebut mengeluarkan kotoran di dalamnya? Jawab: Hukum air tersebut najis, akan tetapi dima’fu bila air tersebut tidak berubah dan pemeliharaan ikan tersebut memiliki tujuan (tidak asal memasukkan saja tanpa tujuan yang jelas). كاشفة السجا صـــــ 20 وخرج بالنجاسة المنجسة النجس المعفو عنه كميتة لا…
-
AIR YANG BERUBAH SEBAGIAN
Bagaimana hukum air banyak (dua qullah atau lebih) yang kemasukan najis, kemudian sebagian berubah dan sebagian tidak? Jawab: Air yang berubah hukumnya najis, sedangkan yang tidak berubah tetap suci jika ada dua qullah. فتح الوهاب الجزء الأول صــــ 4 أما إذا غير بعضه فالمتغير نجس وكذا الباقي إن لم يبلغ قلتين. اهـ