Author: chakmahmood
-
MENGAMBIL HAK TANPA SEIZIN YANG HUTANG
Bila yang punya hutang tidak mau mengembalikan hutangnya, bolehkah bagi yang menghutangi mengambil haknya tanpa seizin yang hutang? Jawab: Boleh dengan syarat yang diambil satu jenis dengan haknya seperti menghutangkan emas kemudian mengambil emas. Kalau tidak menemukan harta yang sejenis maka boleh mengambil yang lain kemudian menjualnya. فتح الوهاب الجزء الثانى صـــ 228 او استحق…
-
PEMBAYARAN HUTANG DENGAN MANFAAT
Si A hutang kepada si B, kemudian dua belah pihak sepakat untuk mengembalikan dengan manfaat seperti mencangkul atau membangun rumah dan lain-lain. Bolehkah hal tersebut? Jawab: Boleh, hal itu termasuk kategori istibdal (mengganti suatu bentuk tanggungan dengan hal lain). هامش الجمل الجزء الثالث صـــ 164 وصح استبدال ولو فى صلح عن دين غير مثمن بقيد…
-
WAKIL MENJUAL BARANG DENGAN HARGA LEBIH
Zaid mewakilkan kepada umar untuk menjual sarungnya dengan harga Rp 10.000, dan Zaid berkata kepada Umar bahwa sarung tersebut boleh dijual Rp 15.000 dan yang 5.000 boleh diambil Umar. Apabila sarung tersebut terjual Rp 15.000 bolehkah Umar langsung memiliki uang Rp 5.000 tersebut hanya dengan izin Zaid tadi ketika mewakilkan? Jawab: Umar tidak boleh langsung…
-
TULISAN DALAM NOTA
Banyak ditemukan nota pembelian yang bertuliskan “barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan”, apakah tulisan tersebut menjadi pencegah hak khiyar atau menjadi hal yang meniadakan hiyar sehingga menyebabkan batalnya akad jual beli? Dan jika membatalkan, adakah jalan keluarnya? Jawab: المذاهب الاربعة الجزء الثاني صــ 170 الشافعية قالوا يثبت خيار المجلس بعد تمام العقد بدون شروط…
-
MENAWARKAN BARANG DALAM MASA KHIYAR
Bagaimana hukum menawarkan barang dagangan yang masih dalam masa khiyar (masa diperbolehkannya meneruskan atau menggagalkan akad) kepada orang lain? Jawab: Boleh dan tidak haram, karena menawarkan itu termasuk pemanfaatan hak khiyar. نهاية المحتاج الجزء الرابع صــ 24 والاصح ان العرض على البيع وانكاره والتوكيل فيه ليس فسخا من البائع ولا اجازة من المشترى اذ ليس…