Deskripsi Masalah
Seringkali di pemakaman umum mengadakan bersih-bersih kuburan satu bulan sekali dan diikuti oleh masyarakat desa setempat, masyarakat berbondong bondong pergi ke pemakaman umum guna mengikuti agenda tersebut. Pada prakteknya, yang dibersihkan rumput-rumput yang ada disekitar pemakaman, tak terkecuali rumput liar yang tumbuh diatas maqbaroh, untuk tumbuh-tumbuhan atau pepohonan yang ada disekililingnya tetap dibiarkan. Adakalanya rumput tersebut dibersihkan secara total dan ada juga yang masih tersisa. Dalam kasus lain, seringkali para peziaroh mencabut rumput-rumput yang ada diatas maqbaroh dan membiarkan rumput tersebut berada diatasnya.
Beberapa hal tersebut sangat menjanggalkan, karena dalam kitab-kitab fiqh sudah dijelaskan bahwa menaruh pelepah kurma yang masih hijau dan bunga-bunga hukumnya sunnah dan diharamkan bagi siapapun untuk mengambil pelepah tersebut selagi belum kering karena hal itu bisa menghilangkan haknya mayyit.
Pertanyaan:
Apakah praktek sebagaimana dalam deskripsi dapat dibenarkan?
Jawaban :
Dibenarkan melihat sebagian ibarat yang mengatakan bahwa rumput yang tumbuh dengan sendirinya belum dapat mewakili atas kesunnahan menaruh pelepah kurma di atas kuburan (جريدة).
Referensi :
تحفة المحتاج في شرح المنهاج وحواشي الشرواني والعبادي، (ج٣ / ص١٩٧)
قوله يسن وضع جريدة إلخ: وينبغي أنه لو نبت عليه حشيش اكتفى به عن وضع الجريد قياسا على نزول المطر الآتي ويحتمل خلافه ويفرق بأن زيادة الماء بعد نزول المطر الكافي لا معنى لها لحصول المقصود من تمهيد التراب بخلاف وضع الجريد زيادة على الحشيش فإنه يحصل به زيادة رحمة للميت بتسبيح الجريد ع ش
جامع المضمرات في شرح مختصر الامام القدوري
إذا كان في المقبرة حطب يجوز للرجل أن يحتطب ) منها؛ لأن الحطب اليابس لا يسبح، وفيه تنقية المقبرة في كراهية شوكة أو حشيش نبت على القبور فإن كان رطبا يكره قلعه، وإن كان يابا لا لأنه مادام رطبا يسبح، فربما يكون للميت أنس بتسبيحه، وإنما يسبح ما دام رطبا، ومن هذا ما لو قلع الحشيش الرطب بلا حاجة لا يستحب عن أكثر الأنصار في معرفة علوم الأخبار .
درر الحكام شرح غرر الأحكام – (ج 2 / ص 286)
قَوْلُهُ : وَلَا بَأْسَ فِي الْيَابِسِ: كَذَا الرُّطَبُ لِحَاجَةٍ قَالَ فِي الْبَزَّازِيَّةِ وَلَا يُسْتَحَبُّ قَطْعُ الرُّطَبِ إلَّا لِحَاجَةٍ
Leave a Reply