MEMELIHARA TERNAK DENGAN ONGKOS SEPARO DARI ANAKNYA

Ahmad menyerahkan kambing kepada Umar untuk dipelihara dengan perjanjian bila kambing tersebut telah beranak, Umar mendapat bagian separo dari anak kambing itu. Ahmad pun menyerahkan kambing yang seharga Rp. 500.000,- untuk dipelihara dan apabila sudah besar terjual dengan harga Rp. 1.000.000,- maka Umar mendapat bagian keuntungan itu. Sahkah akad seperti itu? Jika tidak sah, bagaimana kelanjutanya?

Jawab:

Tidak sah dan kelanjutanya adalah seluruh anak kambing atau hasil penjualan kambing tersebut menjadi milik Ahmad, sedangkan Umar mendapat upah umum yang sepadan (ujroh mitsil)  atas kerjanya merawat kambing tersebut.

هامش البجيرمى على الخطيب الجزء الثالث صــ 193

لو اعطى شخص آخر دابة ليعمل عليها او ليتعهدها وفوائدها بينهما لم يصح العقد قال البجيرمى لو قال شخص لآخر سمن هذه الشاة ولك نصفها او هاتين على ان لك احدهما لم يصح ذلك واستحق اجرة المثل للنصف الذى سمنه للمالك اهـ


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *