Seseorang menyerahkan zakat pada imam atau wakilnya, kemudian oleh imam tersebut diserahkan kepada selain yang berhak. Apakah orang tersebut wajib zakat lagi?
Jawab:
Tidak, karena cukup tidaknya zakat muzaky dalam kasus di atas tidak tergantung pada sasarannya (al-madfu’ ilaih), akan tetapi sudah hasil dengan hanya di terima oleh sang imam atau wakilnya karena imam dan wakilnya dianggap sebagai pengganti musthiq zakat.
فتح المعين هامش اعانة الطالبين الجزء الثانى صــ 200
واعطى الامام من ظنه مستحقا فبان غنيا لم يضمن لانه غير تقصير وتجزئ عن المالك وان لم يجزئ عن الزكاة الى ان قال والاجزاء عن المالك ليس مرتبا على بيان المدفوع اليه غنيا بل هو حاصل بقبض الامام لانه نائب المستحقين
Leave a Reply