Sepasang suami istri berencana menunaikan ibadah haji dan ketika hari pemberangkatan ke Kabupaten sang suami meninggal dunia namun sang istri tetap berangkat, saat berada di asrama haji timbul masalah boleh atau tidaknya melanjutkan perjalanan ke tanah suci Makkah, setelah melalui musyawaroh antara pihak embarkasi dan sebagian ulama’ akhirnya memutuskan diperbolehkan berangkat.
Pertanyaan:
- Bagaimana hukum keberangkatan istri tersebut?
- Bagaimana hukum haji sang istri tadi?
Jawab:
- Terjadi khilaf , ada yang mengatakan haram dan ada yang mengatakan tidak.
حاشية الجمل الجزء الرابع صــ 465
(قوله فوجبت فى طريق الخ ) سكت عما إذا وجبت اى العدة قبل الخروج وفى الروض لم تسافر قال فى شرحه وقيل تتخير لأن عليها ضرارا فى ابطال سفرها اهـ
b. Hajinya sah.
اتحاف السادة الجزء الرابع صـ 293
وقال اصحابنا شرط فى حج المرأة سواء كانت شابة أو عجوزا شيئان – إلى أن قال – والثانى عدم العدة من طلاق بائن أو رجعى أو وفاة حتى لو كانت معتدّة عند خروج أهل بلدها لا يجب عليها الحج وإن حجت وهى فى العدة جاز حجها وكانت عاصية
Leave a Reply