Category: Haji dan Umroh
-
HARTA BENDA YANG HARUS DIJUAL
Harta benda apa yang harus dijual untuk melaksanakan haji? Jawab: Selain harta benda untuk kepentingan mengembalikan hutang dan kebutuhan sehari-hari buat dirinya dan keluarganya terhitung mulai berangkat hingga kembali dan selain untuk rumah, budak (di zaman dulu) dan juga selain kitab fiqih, alat-alat pekerjaan dan perhiasan perempuan yang sewajarnya. فتح المعين صــ 27 ويشترط كون…
-
SEHAT SETELAH DIHAJIKAN ORANG LAIN
Masihkah wajib haji bagi orang yang tadinya tidak mampu melaksanakan haji karena gangguan fisik, kemudian setelah dihajikan orang lain dia kembali sehat dan mampu melaksanakan haji sendiri? Jawab: Orang tersebut masih wajib melaksanakan haji. بغية المسترشدين صــ 121 بخلاف ما برئ المعضوب بعد حج الأجير فيلزمه ولااجرة للاجير لعدم تقصير المعضوب حينئذ اهـ
-
MASUK MAKKAH TANPA NIAT IHROM
Bagaimana hukum masuk kota makkah sebelum niat ihrom? Jawab: Apabila masuknya orang tersebut dengan tujuan ibadah haji/umroh maka hukumnya haram (wajib niat ihrom dari miqot), apabila tidak bertujuan haji/umroh semisal untuk dagang, ziaroh, maka hukumnya makruh. موهبة ذى الفضل الجزء الرابع صــ 450 ويسن لمن قصد دخول الحرام ومكة ان يحرم بنسك (دخول الحرام ومكة)…
-
ANAK BELUM TAMYIZ YANG JIMA’ PADA WAKTU HAJI
Rusakkah hajinya anak yang belum tamyiz yang melakukan jima’ pada waktu haji? Jawab: Hajinya tidak rusak. الباجورى الجزء الاول صـ 328 ولا يفسده الا الوطء اى لايفسد النسك شيئ من المحرمات المذكورة الا الوطء ولو بغير إنزال من مميز عامد مختار الى ان قال فلايفسده الوطء من غير مميز اهـ
-
MENGAKHIRKAN LEMPAR JUMROH AQOBAH
Bolehkah mengakhirkan melempar jumroh aqobah dari hari raya Idul Adha atau diakhirkan sampai hari Tasyrik karena menghindari berdesak-desakannya jama’ah saat melempar jumroh aqobah di hari raya dan khawatir akan timbulnya hal-hal yang tidak dikehendaki, dan bolehkah juga mengakhirkan thowaf ifadloh sampai hari Tasyrik dengan alasan yang sama? Jawab: Boleh namun makruh, dan lebih makruh lagi…