Category: A. Thoharoh
-
MEMBANGUN MASJID DENGAN BATU BATA YANG NAJIS
Bagaimana hukum membangun masjid dengan batu bata yang bahannya bercampur dengan najis? Jawab: Hukum membangun masjid dengan batu bata tersebut tidak boleh kecuali campuran batu bata tersebut adalah hal yang cair dan sudah disucikan. Catatan: Cara menyucikannya adalah dibasuh dengan air sekira air masuk ke dalamnya. حاشية القليوبى الجزء الأول صــــ 76 وقد سئل شيخنا…
-
HUKUM KAKI YANG MENGINJAK NAJIS HUKMIYAH
Apakah menjadi najis kaki yang basah menginjak najis hukmiyyah? Jawab: Menjadi najis. نهاية المحتاج الجزء الأول صــــ 257-258 (وما نجس بغيرهما) اى غير الكلب وبول الصبى المتقدم ( إن لم تكن عين ) بأن كانت حكمية وهى ما لا يدرك لها عين ولا وصف سواء أكان عدم الإدراك لخفاء اثرها بالجفاف كبول جف فذهبت عينه…
-
KETELA YANG DIBAKAR DENGAN API PEMBAKARAN KOTORAN
Bagaimana hukum bagian luar atau dalamnya ketela yang dibakar dengan api dari pembakaran kotoran hewan yang kering, dan jika najis bagaimana cara mensucikannya? Jawab: Hukum bagian luarnya mutanajjis jika ketelanya basah, dan suci jika ketelanya kering. Adapun bagian dalamnya secara mutlak hukumnya suci, sedangkan cara mensucikannya cukup dibersihkan bagian luarnya saja. بغية المسترشدين صـــ 17…
-
HUKUM MUNTAHAN DAGING ATAU TULANG ANJING
Apakah muntahan dari seorang yang makan daging atau tulang anjing itu termasuk najis? Jawab: Dalam hal ini ulama’ berbeda pendapat: بغية المسترشدين صـــ 14 (فائدة) قال بج ومن القيئ ما عاد حالا ولو من مغلظ فلا يجب تسبيع الفم منه كالدبر نعم اعتمد ع ش عدم وجوب التسبيع من خروج ما من شأنه الاستحالة وان…
-
HUKUM CAIRAN PENYAKIT KEPUTIHAN
Cairan yang keluar dari kelamin perempuan akibat penyakit keputihan itu najis atau tidak, dan bagaimana cara menjalankan sholat atau puasa bagi perempuan tersebut? Jawab: Cairan tersebut tergolong najis sebab sumbernya dari dalam. Sedang masalah sholat, puasa dan sesucinya di perinci sebagai berikut: اعانة الطالبين الجزء الاول صــ 86 ورطوبة فرج الى ان قال … وما…