Category: Najis
-
KERTAS DAUR ULANG DARI NAJIS
Deskripsi masalah: Siapa sangka kotoran gajah yang bau dan terlihat menjijikkan bisa bermanfaat bagi manusia. Di Bali Safari and Marine Park, kabupaten gianyar , Bali , kotoran gajah bisa di olah menjadi kertas “kotoran gajah masih berupa serat karena gajah tidak dapat mengelola semua makanan di perutnya” kata “General Manager Bali Safari and Marine”. Di…
-
KONSEP USRIL IHTIROZ
Deskripsi Masalah Dalam khazanah fiqih ditemukan beberapa permasalahan yang hukumnya diberi keringanan oleh syara’. Dalam bab najasah disebutkan, tempat yang semula dihukumi mutanajis menjadi ditolerir (dima’fu) karena alasan sulit untuk menghindar najis tersebut (usril ihtiroz). Namun alasan usril ikhtiroz yang menjadi landasan timbulnya keringanan hukum (ma’fu) masih menyisakan permasalahan. Belum ada kejelasan secara pasti tentang…
-
PENGOLAHAN AIR TINJA
Deskripsi Masalah : JAKARTA – Berita tentang Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang terharu dengan alat pengolah limbah yang katanya bisa mengolah air tinja menjadi air layak minum segera menimbulkan kehebohan, khususnya di media sosial. Air limbah berat seperti air tinja dan comberan mula-mula harus dipisahkan dari kotoran padat yang dikandungnya dengan proses biologi…
-
KOTORAN BAYI / ANAK-ANAK
Deskripsi Masalah : Di saat usia si buah hati memasuki kurang lebih satu atau dua tahun, tentunya masih sangat menggemaskan dan lucu-lucunya. Namun kadang-kadang karena mereka sering berbuat tanpa kompromi dan sama sekali tidak bisa disalahkan, kadang juga membuat sedikit masalah. Namanya juga bayi, mereka tak mau tahu di mana dan kapan saja harus buang…
-
MEMBANGUN MASJID DENGAN BATU BATA YANG NAJIS
Bagaimana hukum membangun masjid dengan batu bata yang bahannya bercampur dengan najis? Jawab: Hukum membangun masjid dengan batu bata tersebut tidak boleh kecuali campuran batu bata tersebut adalah hal yang cair dan sudah disucikan. Catatan: Cara menyucikannya adalah dibasuh dengan air sekira air masuk ke dalamnya. حاشية القليوبى الجزء الأول صــــ 76 وقد سئل شيخنا…