Category: Mandi
-
MELAHIRKAN BAYI KEMBAR
Wajib mandikah bagi perempuan yang melahirkan bayi kembar, namun baru melahirkan satu, dan kalau wajib apakah bila melahirkan bayi yang ke dua masih wajib mandi? Jawab: Perempuan tersebut wajib mandi, dan bila melahirkan bayi yang ke dua (juga wajib mandi lagi). حاشية الباجورى الجزء الاول صــ 94 قوله والولادة اى ولو لاحد التوأمين فيجب بولادة…
-
MELAHIRKAN DENGAN JALAN OPERASI
Wajib mandikah bagi perempuan yang melahirkan tidak melalui jalan yang semestinya, seperti dengan jalan operasi? Jawab: Wajib mandi. حاشية الباجورى الجزء الاول صــ 74 ولو ولدت من غير الطريق المعتادة فالذى يظهر وجوب الغسل اخذا مما بحثه الرملى
-
SESEORANG YANG MEMPUNYAI DUA HADAST
Jika pada seseorang terkumpul dua hadats besar seperti perempuan yang melahirkan dan sekaligus nifas, bagaimana cara mandinya? Jawab: Cukup mandi satu kali saja dengan niat menghilangkan dua hadats tersebut, atau salah satunya. حاشية الباجوري الجزء الاول صــ 78 ومن اجتمع عليه اغسال فان تمحضت واجبة كفاه نية واحدة منها
-
MEMOTONG KUKU DAN RAMBUT DALAM KEADAAN JINABAT
Bagaimana hukum mandi hadats besar seperti orang junub, haid atau nifas yang sebelumnya memotong kuku atau mencukur rambutnya? Jawab: Mandinya sah, hanya saja sunah tidak melakukan hal-hal tersebut sebelum mandi, karena bagian dari badan yang di potong/dihilangkan sebelum mandi nantinya di akhirat akan dikembalikan lagi dalam keadaan masih menanggung hadats. نهاية الزين صــ 31 ومن…
-
BATAS DIKATAKAN BERLEBIHAN DALAM WUDLU DAN MANDI
Sampai di mana batas berlebihan menggunakan air (isrof) dalam wudlu dan mandi sehingga diharamkan? Jawab: Sampai melebihi air yang cukup untuk membasuh anggota badan (contoh: satu bejana cukup untuk membasuh kepala, akan tetapi menggunakan dua bejana) walaupun tidak melebihi tiga basuhan seperti terjadi pada basuhan pertama atau kedua. كاشفة السجا صــ 35 ومكروهات الغسل والوضوء…