Category: Nikah
-
KUFU ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
Perempuan yang belum pernah gila apakah kufu’ (sepadan) dengan laki-laki yang sudah pernah gila? Jawab: Tidak kufu’. إعانة الطالبين الجزء الثالث صــ 331 ثم ان العبرة فى هذه الخصال بحال العقد فلايؤثر طروها بعده ماعدا الرق فإن طروه يبطل النكاح ولاوجودها مع زوالها قبله اهـ
-
MEMASRAHKAN ANAK PEREMPUAN KEPADA KYAI
Ada orang menyerahkan anak perempuannya kepada Kyai secara total atau pasrah bongkokan (nderek Kyai nopo-noponipun: jawa), bolehkah Kyai mengakadi nikah tanpa adanya akad wakalah dari walinya? Jawab: Tidak boleh sebab penyerahan secara total tersebut termasuk wakalah yang rusak dikarenakan perkara yang diwakilkan tidak maklum. حاشية القليوبى الجزء الثانى صــ 339 (وليكن الموكل فيه معلوما من…
-
KEKELIRUAN MENYEBUTKAN NAMA WALI SAAT AKAD
Bagaimana hukum akad nikah yang pada waktu ijab qobul salah dalam menyebutkan nama wali, seperti Fatimah binti Utsman diucapkan Fatimah binti Umar? Jawab: Hukumnya sah apabila pada waktu akad wali memberi isyarat kepada calon istri atau wali dan calon suami menyengaja terhadap calon istri yang dimaksud. بغية المسترشدين صــ 200 (مسئلة ش ) غيرت اسمها…
-
WALI YANG MEWAKILKAN DAN HADIR DALAM MAJLIS AKAD
Apabila wali nikah telah mewakilkan akad nikah kepada orang lain, kemudian ikut hadir dalam majlis akad tersebut. Apakah akad nikah yang dilakukan wakil tersebut dihukumi sah? Jawab: Akad nikahnya sah apabila kehadiranya bukan sebagai saksi. الباجورى الجزء الثانى صــ 102 فلو وكل الاب اوالأخ المنفرد فى العقد وحضر مع آخر ليكونا مع شاهدين لم يصح…
-
USAI HAIDL BELUM MANDI, LANGSUNG BERSETUBUH
Apabila seorang istri sudah suci (usai haidl atau nifas), sementara tidak menemukan air atau debu untuk berseci, apakah bagi suami diperbolehkan untuk jima’ ? Jawab: Istri tersebut tetap tidak diperbolehkan untuk dijimak walaupun tidak menemukan air untuk mandi atau debu untuk bertayamum. حاشية حاشية الجمل على المنهج الجزء الاول صــ 238 ضابط: حيث ابيحت الصلاة…