Author: chakmahmood
-
LUPA KALAU FATIHAHNYA BELUM SEMPURNA
Ada orang sholat lupa tidak membaca sebagian Fatihah, seperti baru sampai bacaan : اهدنا الصراط المستقيم langsung ruku’, i’tidal dan sujud, kemudian pada waktu sujud dia ingat bahwa Fatihahnya kurang sempurna. Apa yang harus dilakukan orang tersebut? Jawab: Orang tersebut harus langsung bangun dari sujud untuk meneruskan bacaan yang terlupakan dan tidak perlu mengulangi dari…
-
MENGERASKAN BACAAN SIRRI
Bagaimana hukum makmum atau orang yang sholat sendirian mengeraskan bacaan dzikir dalam sholat yang disunahkan mengecilkan suara dengan tanpa tujuan, juga tidak ada hal yang memalingkan bacaan (shorif), seperti orang yang permisi? Jawab: Hukumnya makruh apabila tidak mengganggu orang lain, dan jika sampai mengganggu maka haram. المنهاج القويم صــ 20 ويكره الجهر فى موضع الاسرار…
-
TIDAK FASIH KARENA GIGI OMPONG
Seseorang pada waktu muda bacaan Fatihahnya fasih, akan tetapi setelah lanjut usia dan giginya ompong bacaan Fatihahnya berubah sampai merubah makna, apakah bacaan orang tersebut sah ketika sholat? Jawab: Bacaanya sah dan tetap mencukupi untuk sholatnya sendiri, dan sah untuk menjadi imam bagi orang yang sama-sama cadel (jawa: pélat). نهاية الزين صــ 61 فان كان…
-
WAS-WAS MEMBACA FATIHAH
Orang was-was ketika membaca Fatihah diulang-ulang seperti “Bis..Bis.. Bismillahir Rohmanir Rohim” apakah batal sholatnya? Padahal Bis..Bis bukan termasuk Al Qur’an dan dzikiran? Jawab: Sholatnya tidak batal, apabila pembacaan yang diulang-ulang tadi disengaja qiro’ah, jika tidak disengaja demikian maka sholatnya batal. بغية المسترشدين صــ 41 (فائدة) موسوس قال بس بس ان قصد بذلك القراءة لم تبطل…
-
MENJAWAB SALAM DALAM SHOLAT
Bagaimana hukum menjawab salamnya orang sholat bagi orang yang ada disampingnya yang mengetahui bahwa dia yang dituju dengan salam tersebut? Jawab: Hukumnya tidak wajib, namun sunah. بجيرمى على المنهج الجزء الأول صــ 224 وينوى مأموم اى ندبا – الى أن قال – وغير المأموم هل يجب عليه الرد اولا وعدم الوجوب اوجه شوبرى اى وان…