Deskripsi masalah
Sudah tidak asing lagi bahwa siwakan sunnah hukumnya, dan تخليل الاسنان (membersihkan sela-sela gigi) termasuk salah satu kesunnahan sebelum siwakan, seperti keterangan dalam Kitab Fathil Mu’in:
ويندب التخليل قبل السواك او بعده من اثر الطعام
Namun ditemukan dalam Kitab Ta’limil Muta’allim sebuah pernyataan yang menjelaskan bahwa nyukili untu (membersihkan sela-sela gigi) termasuk salah satu penyebab terhalangnya rizqi
وكذا نوم الصبحة يمنع الرزق, وكثرة النوم تورث الفقر… الــــى ان قـــــــال … (والخلال) اى تخليل الاسنان (بكل خشب)
Pertanyaan :
Bagaimana pemahaman yang benar dari 2 ibarot diatas yang seakan-akan bertentangan?
Jawaban :
Dua ibarot diatas tidak dianggap bertentangan, karena ibarot yang terdapat dalam kitab fathil mu’in membahas tentang hukum taklifinya, yakni kesunnahan dalam membersihkan sela-sela gigi / menyukili untu (red, jawa). Sedangkan ibarot yang terdapat dalam kitab ta’lim membahas tentang hikmah membersihkan sela-sela gigi / menyukili untu.
بغية المسترشدين – (ج 1 / ص 15)
مسألة : ي: اعلم أن العبارات الواردة في مسألة واحدة التي ظاهرها التنافي والتخالف إذا أمكن الجمع بينها من غير تعسف وجب المصير إليه ويكون الأمر من المتفق عليه ، وأن إطلاقات الأئمة إذا تناولت شيئا وصرح بعضهم بخلافه فالمعتمد الأخذ بإطلاقهم ، كما نص عليه في التحفة والنهاية
Leave a Reply