Wajibkah melaksanakan sholat bagi seorang yang terkena najis yang dzatnya tidak bisa dihilangkan?
Jawab:
Wajib sholat, dikarenakan menghormati waktu, akan tetapi wajib mengulangi ketika najis itu sudah hilang.
كـفاية الأخيار الجزء الأول صــ 86
لأَنَّ فَاقِدَ الطَّهُوْرَيْنِ يَجِبُ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى حَسْبِ حَالِهِ وَيَجِبُ اْلإِعَادَةُ وَتُوْصَفُ صَلاَتُهُ بِالصِّحَةِ عَلَى الصَّحِيْحِ أهـ
Leave a Reply