Dalam istilah fiqih kita mengenal adanya ‘unnah (impoten) yang bisa menyebabkan rusaknya nikah. Bila ada seseorang, katakanlah Zaid, dia bisa intisyar (tegang) namun begitu akan bersenggama, setiap baru menempel pada kelamin wanita, sperma Zaid sudah keluar (ejakulasi dini).
Pertanyaan:
Apakah kejadian di atas bisa dikategorikan sebagai ‘unnah (impoten) yang menyebabkan bolehnya merusak nikah ?
Jawab:
Tidak bisa dikategorikan sebagai ‘unnah, menurut pendapat yang kuat
نهاية المحتاج الجزء السادس صـــ 310
وخرج بهذه الخمسة غيرها كالعذيوط بكسر أوله المهمل وسكون ثانيه المعجم وفتح التحتية وضمها ويقال عذوط كعتور وهو فيهما من يحدث عند الجماع وفيه من ينزل قبل الإيلاج فلا خيار به مطلقا على المعتمد (قوله وهو فيهما) اى الزوجين (قوله وفيه) اى الرجل اهـ
Leave a Reply